Apanola Atolan Pah Mollo (AAPM) melakukan Festival Budaya di Desa Tune Tahun 2018
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Apanola Atolan Pah Mollo (AAPM), berdiri pada tanggal 28 Agustus 2017. Diambil dari Bahasa Timor Dawan yang berarti orang-orang yang mempertahankan, melindungi, dan melestarikan budaya Mollo. Sesuai dengan harapan masyarakat untuk melestarikan budaya mereka yang sudsh maupun akan terancam punah. Gagasan ini muncul dari serangkaian pertemuan dalam kaitnya dengan penelitian yang dilakukan UGM yang melibatkan masyarakat 6 Desa. Desa Ajaobaki, Desa FatuKoto, Desa Lelobatan,Desa Nefokoko, Desa Fatumnasi, dan Desa Tune.
Pada tahun 2017 Pemerintah Desa Tune melaksanakan program Pelestarian budaya yang sudah di lakukan melalui identifikasi potensi dan kebutuhan. Sehingga dibuat dalam bentuk kurikulum sekolah budaya. yang dimaksud dengan kurikulum tersebut ialah acuan dalam bentuk belajar melalui pelatih dan peserta. untuk mengetahui kegiatan-kegiatan dimaksud maka Pemerintah Desa Tune dibawah Kepemimpinan Yunglens Mamo menginisiani sebuah iven kecil yang disebut Pesta Rakyat Mollo, Desa Tune terdiri dari 2 Dusun yakni Dusun Bestaumuti dan Dusun Nilopo, tahun 2018 diadakan kegiatan pesta rakyat di Dusun Nilopo yang berlokasi di Eno Tune. dalam kegiatan dimaksud maka masyarakat berkesempatan melakukan pertunjukan hasil kreatif, seni tari-tarian dan laru (sejenis miras dari pohon aren) hal tersebut selain melestarikan budaya dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
















Komentar