Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2021

Bisikan Air Kali: Pelajaran Alam untuk Kono dan Janwar

Gambar
Bisikan Air Kali: Pelajaran Alam untuk Kono dan Janwar Di bawah langit Timor yang membentang luas di tahun 2026, udara sejuk khas perbukitan menyapa kulit. Di sebuah sudut asri di Timor Tengah Selatan, dua bersaudara, Kono Bait Oematan dan Janwar Neno Oematan, berlari riang menuju sumber air. Bagi mereka, kali bukanlah sekadar tempat bermain, melainkan ruang kelas terbuka yang paling jujur.Hari itu, air kali mengalir begitu jernih, memantulkan bayangan dedaunan hijau yang rimbun. Kono, dengan langkah yang lebih mantap, memimpin sang adik menyusuri bebatuan licin. Mereka menelusuri tepian, mengamati bagaimana ikan-ikan kecil berenang melawan arus dan akar-akar pohon besar mencengkeram tanah dengan kuat. Alam mengajarkan mereka tentang kehidupan dan ketahanan."Lihat Janwar," bisik Kono sambil menunjuk ke arah air, "air ini selalu mengalir dan tidak pernah berhenti belajar mencari jalan. Begitu juga kita, harus terus belajar memahami lingkungan dan bersahabat de...

Kelompok Tani Pelita Desa Tune berencana mengambil air dari Kali Noebesi

Gambar
  Credit Foto: Aron Oematan dkk Kelompok Tani Pelita yang beralamat di RT.10/RW.05 Desa Tune ini memiliki luas lahan 1 Ha yang beranggotakan 10 Orang dengan Ketua Sinsigus Toherma Olla alias Sito merencanakan pengambilan air dari sungai noebesi dengan jarak 250 Meter. hal ini memang sulit karena harus menggunakan " water pump semprot air” untuk menghisap air dari bagian bawah. adalah merupakan tantangan jika tidak direncanakan secara seksama, Ketua RT.10 Maksi Oematan mengatakan upaya untuk melancarkan kegiatan tersebut ialah melakukan pengadaan water pump semprot air dengan kapasitas yang cukup agar dapat menyalurkan air ke tanaman tidak sulit, air kami sudah uji coba dengan meminjam motor air dari teman dan kemampuan alat tersebut menyerap air dengan debit 2,5 liter perdetik atau 9000 liter/jam. Penulis : Arid Oematan Editor   : Jon Selly

Walaupun berbeda karakter namun tidak ada yang berbeda, hanya kebersamaan yang menyatukan

Gambar
Bonleu,pubasu,saubalan,tune dan PDTI  Sudah lama tidak bertemu, kalimat yang diucapkan oleh teman Sekdes Pubasu Defri Yanto Maiben saat-saat asistensi RAB SDGs dan Covid di Ruang Tenaga Ahli Kabupaten. Memang seorang teman ketika sudah agak lama tidak bertemu maka Ia pasti bahagia, ibarat se-ekor burung yang begitu riang bersiul sambil melompat dari dahan kedahan yang lain. Berdasarkan hal tersebut  diatas maka kita perlu bersatu, bekerja sama dan bukan bersaing, hindari pikiran negatif melainkan posetif. Mari kita sepakat dengan motto: Duduk Bersama, Memecahkan Masalah dan Mencari Solusi (tok tabua ta uab hit lasi ma taem lalan alekot) Tulisan ini sampai diturunkan saat berkumpul di Soe.  Salam dari kami Benteng Tobu (BENTO)

Sebuah Kisah Berdirinya Paud Tunas Baru Tune

Gambar
       Paud Tunas Baru Tune berdiri pada tanggal 22 Mai 2010 atas inisiasi Pemerintah Desa dengan Tujuan utama untuk membentuk anak Indonesia yang berkualitas, yaitu anak yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya sehingga memiliki kesiapan yang optimal di dalam memasuki pendidikan dasar serta mengarungi kehidupan pada masa dewasa. mengapa pemerintah desa melakukan hai tersebut dikarenakan masyarakat mengusulkan melalui setiap musyawarah. Pada tahun 2013 Paud Tunas Baru mendapatkan   Akreditasi A dengan isinya menjamin pemerataan pendidikan yang berkualitas dan meningkatkan kesempatan belajar untuk semua orang. Berdasarkan hal di atas, pendidikan menjadi tumpuan upaya pemerintah untuk mendorong pencapaian tujuan dan sasaran pembangunan berkelanjutan dalam anak didik masa kini.      Tahun 2011 PAUD Tunas Baru memperoleh Izin Operasional dari Dinas PPO Kabupaten Timor Tengah Selatan dengan Persyaratan administratif. Persyarat...

Musyawarah Desa dan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021

Gambar
  Musyawarah Desa Tune  Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDesa) Desa Tune Kecamatan Tobu sudah di atur dalam Peraturan Desa Tune Nomor 2 Tahun 2016 tentang RPJMDes yang berlaku selama 6 tahun yakni juni 2016-Juni 2022.  Namun pada tahun 2021 Pemerintah Pusat dan Daerah menghimbau agar ditahun 2021 Desa perlu melakukan pencermatan ulang dokumen tersebut. Dengan demikian maka Pemerintah Desa Tune melakukan Musyawarah Pencermatan Dokumen RPJMDes pada 24 September 2020 sebagai dasar dan acuan untuk perencanaan tahun anggaran 2021. Dalam beberapa Sambutan diantara lain: Kepala Desa, Ketua BPD dan Pendamping desa memberikan pandangan berdasarkan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor  13   Tahun 2020 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021, yang adalah Prinsip-Prinsip Prioritas Penggunaan Dana Desa didasarkan pada prinsip:   Kemanusiaan adalah pengutamaan hak-hak dasar, harkat ...

Apanola Atolan Pah Mollo (AAPM) melakukan Festival Budaya di Desa Tune Tahun 2018

Gambar
  Apanola Atolan Pah Mollo (AAPM), berdiri pada tanggal 28 Agustus 2017. Diambil dari Bahasa Timor Dawan yang berarti orang-orang yang mempertahankan, melindungi, dan melestarikan budaya Mollo. Sesuai dengan harapan masyarakat untuk melestarikan budaya mereka yang sudsh maupun akan terancam punah. Gagasan ini muncul dari serangkaian pertemuan dalam kaitnya dengan penelitian yang dilakukan UGM yang melibatkan masyarakat 6 Desa.  Desa Ajaobaki, Desa FatuKoto, Desa Lelobatan, Desa Nefokoko, Desa Fatumnasi, dan Desa Tune. Pada tahun 2017 Pemerintah Desa Tune melaksanakan program Pelestarian budaya yang sudah di lakukan melalui identifikasi potensi dan kebutuhan. Sehingga dibuat dalam bentuk kurikulum sekolah budaya. yang dimaksud dengan kurikulum tersebut ialah  acuan dalam bentuk belajar melalui pelatih dan peserta. untuk mengetahui kegiatan-kegiatan dimaksud maka Pemerintah Desa Tune dibawah Kepemimpinan Yunglens Mamo menginisiani sebuah iven kecil yang disebut Pesta Rakyat...