Bisikan Air Kali: Pelajaran Alam untuk Kono dan Janwar

Gambar
Bisikan Air Kali: Pelajaran Alam untuk Kono dan Janwar Di bawah langit Timor yang membentang luas di tahun 2026, udara sejuk khas perbukitan menyapa kulit. Di sebuah sudut asri di Timor Tengah Selatan, dua bersaudara, Kono Bait Oematan dan Janwar Neno Oematan, berlari riang menuju sumber air. Bagi mereka, kali bukanlah sekadar tempat bermain, melainkan ruang kelas terbuka yang paling jujur.Hari itu, air kali mengalir begitu jernih, memantulkan bayangan dedaunan hijau yang rimbun. Kono, dengan langkah yang lebih mantap, memimpin sang adik menyusuri bebatuan licin. Mereka menelusuri tepian, mengamati bagaimana ikan-ikan kecil berenang melawan arus dan akar-akar pohon besar mencengkeram tanah dengan kuat. Alam mengajarkan mereka tentang kehidupan dan ketahanan."Lihat Janwar," bisik Kono sambil menunjuk ke arah air, "air ini selalu mengalir dan tidak pernah berhenti belajar mencari jalan. Begitu juga kita, harus terus belajar memahami lingkungan dan bersahabat de...

Merajut Kisah Sukses UMKM Sinar Puinlam Kaenka (SPK) Melalui Pameran di Desa Tune

 

SPK Desa Tune: Merajut Kisah Sukses UMKM Melalui Pameran Desa Tune, Kecamatan Tobu, Kabupaten Timor Tengah Selatan, memiliki segudang potensi, terutama dalam bidang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satu wadah yang menaungi potensi tersebut adalah Sinar Puinlam Kaenka (SPK). SPK secara konsisten mempromosikan produk-produk unggulan desa melalui pameran-pameran yang telah diikuti sejak tahun 2013. Perjalanan SPK dimulai dengan pameran tenun pada tahun 2013, bertepatan dengan kegiatan Budidaya Lebah Madu Melifera di Desa Tune. Tenun yang dipamerkan merupakan hasil karya mama-mama di desa tersebut. Semangat untuk memamerkan produk lokal berlanjut pada tahun 2015, di mana masyarakat kembali memamerkan tenun pada acara Peresmian PAMSIMAS. Pada tahun 2016, SPK berpartisipasi dalam pameran yang diselenggarakan dalam rangka kunjungan Hellen Keller Internasional di Desa Tune. Setahun berikutnya, pada 2017, masyarakat Desa Tune mengisi pameran pada Festival Budaya di Muiksusu RT.004. Partisipasi dalam Festival Budaya kembali berlanjut di tahun 2018, kali ini berlokasi di SDI Bestaumuti. Tahun 2019 menjadi tahun yang produktif bagi SPK. Pada bulan Juli, mereka berpartisipasi dalam Upacara Tabenat Ta’Uf dalam rangkaian acara Fonha’E. Selanjutnya, di bulan Agustus, SPK mengisi pameran di Festival Budaya di Bubneo, yang merupakan bagian dari acara Syukuran Pasca Panen. Melompat ke tahun 2025, SPK semakin aktif dalam mempromosikan produk unggulan desa. Pada bulan Agustus, mereka berpartisipasi dalam pameran pada Perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-80 tingkat Kecamatan Tobu di Desa Pubasu. Kemudian, di bulan September, SPK mengisi pameran pada Festival Musim Dingin di Faotkolen, Desa Tunua, Kecamatan Mollo Utara. Berbagai produk unggulan yang dihasilkan oleh SPK antara lain aneka stik (labu, ubi), aneka keripik pisang dan ubi kayu, kacang renyah, madu asli dari lebah Dorsata, tenunan dari pewarna alam, minyak gosok tradisional, minyak Virgin Coconut Oil, dan bubuk kunyit jahe instan. Untuk menjamin kualitas dan keamanan produk, SPK telah melengkapi izin-izin yang diperlukan, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), Sertifikat Halal, dan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). 

Penulis: Aron

Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Lentera yang Tak Pernah Padam: Warisan Pendidikan dan Kemandirian Petronela Talan"

Pe'Ot ai Nu'an Ume Puinlam Kaenka

Setetes Harapan di Gelas Kehidupan